Selasa, 24 Januari 2023
Rabu, 14 Desember 2022
4 KESALAH PAHAMAN DALAM PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM KURIKULUM MERDEKA
- Kegiatan kokurikuler berbasis projek
- Dirancang untuk menguatkan kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila.
- Pelaksanaannya dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaannya.
- Dirancang terpisah dari intrakurikuler. (Tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projek tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler.)
- Satuan pendidikan dapat melibatkan masyarakat dan/atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila.
- Aku Sayang Bumi (Gaya Hidup Berkelanjutan)
- Aku Cinta Indonesia (Kearifan Lokal)
- Kita Semua Bersaudara (Bhinneka Tunggal Ika)
- Imajinasi dan Kreativitasku (Rekayasa dan Teknologi)
- Kearifan Lokal (SD-SMA/sederajat)
- Rekayasa dan Teknologi (SD-SMA/sederajat)
- Kewirausahaan (SD-SMA/sederajat)
- Bhinneka Tunggal Ika (SD-SMA/sederajat)
- Gaya Hidup Berkelanjutan (SDSMA/sederajat)
- Bangunlah Jiwa dan Raganya (SDSMA/sederajat)
- Suara Demokrasi (SMP-SMA/sederajat)
- Kebekerjaan (Tema wajib di SMK)
Untuk SD/MI, alokasi waktu projek profil satu tahun kelas I-V 252 JP, bearti 1 semester 252 : 2 = 126 JP. Dalam menyusun jadwal intrakurikuler disesuaikan kondisi sekolah, dengan pilihan:
- Satu hari dalam setiap minggu (6 JP) full projek profil,
- Setiap hari 2 JP ; 3 hari dalam setiap minggu.
- Atau di akhir semester selama 3 minggu (21 hari x 6 JP/hari = 126 JP)
- Membentuk tim fasilitator projek penguatan profil pelajar Pancasila
- Mengidentifikasi tingkat kesiapan satuan pendidikan
- Merancang dimensi, tema, dan alokasi waktu projek penguatan profil pelajar Pancasila
- Menyusun modul/rencana pengajaran projek profil
- Merancang strategi pelaporan hasil projek (penilaian/rapor projek)
- Menentukan tujuan pembelajaran
- Merancang indikator kemampuan
- Menyusun strategi asesmen
- Mengembangkan topik dan alur aktivitas pembelajaran
- Mengolah hasil asesmen
- Menyusun pelaporan
- Mengadaptasi Modul yang Sudah Ada
- Membuat Modul secara Mandiri
- Miskonsepsi; Tujuan pembelajaran projek dirumuskan secara mandiri dengan hanya menyasar pada level dimensi karakter profil pelajar Pancasila. Konsep yang Benar; Tujuan pembelajaran projek sudah ada di dalam dokumen profil pelajar Pancasila, menyasar pada level rumusan kompetensi untuk setiap jenjang.
- Miskonsepsi; Kegiatan integrasi dari berbagai mata pelajaran. Konsep yang Benar; Kegiatan lintas disiplin ilmu yang berada di luar
pelajaran.

- Miskonsepsi; Kegiatan projek profil wajib menghasilkan sebuah produk dalam bentuk barang untuk dipamerkan dalam gelaran karya. Konsep yang Benar; Produk akhir projek profil bisa berupa aksi/kampanye dan tidak harus diakhiri oleh sebuah pameran.
- Miskonsepsi; Asesmen projek menyasar tema dan produk, bukan pada kompetensi sasaran. Konsep yang Benar; Asesmen fokus menyasar rumusan kompetensi profil pelajar Pancasila yang menjadi tujuan pembelajaran.
Kamis, 04 Maret 2021
LOGO HUT KETAPANG KE 603
Kabupaten Ketapang merupakan kabupaten terluas di Provinsi Kalimantan Barat. Luas wilayah Kabupaten Ketapang sekitar 31.588 km2. Ibu kotanya terletak di Kecamatan Delta Pawan yang dikenal dengan sebutan Kota Ketapang. Sebuah kota di tepian Sungai Pawan. Sungai Pawan menjadi penghubung Kota Ketapang dengan kecamatan di perhuluan.
Pada tahun 2021 ini. Kota Ketapang berumur 603 tahun. Dinas Pariwisata mengadakan lomba desain logo HUT Ketapang ke 603. Desain logo rancangan Fariz Irfandi keluar sebagai pemenang. Banyak yang berkomentar bahwa logo HUT Ketapang rancangan Fariz memang terlihat sangat menarik .
Fariz Irfandi alumni dari SDN 07 Delta Pawan mulai mengikuti lomba desain logo pada saat menuntut ilmu di SMPN 03 Ketapang. Lomba pertamanya membawa ia meraih juara ke-2, sejak saat itu ketertarikan pada dunia desain logo terus berlanjut.
Pemuda berusia 21 tahun ini alumni SMAN 01 Ketapang, sekarang sedang menuntut ilmu di Universitas Islam Jogjakarta jurusan ekonomi. Memerlukan waktu sekitar 2 minggu dalam mendesain logo untuk mengikuti lomba ini. Ia memiliki keyakinan akan menang karena merasa sudah mengerahkan seluruh kemampuannnya (totalitas).
- Angka 6 menggambakan aliran sungai pawan, sungai yang menjadi ikonnya Kota Ketapang
- Angka 0 berwarna hijau mewakili motto Kota Ketapang sebagai "Kota Asri". Gambar padi sebagai lambang kesejahteraan, warna kuning penghubung angka 6 dan 3 melambangkan jembatan kuning kebanggan masyarakat Ketapang sebagai bentuk komitmen bapak bupati melanjutkan pembangunan bupati sebelumnya.
- Angka 3 terdapat tunas kayu yang tumbuh sebagai lambang harapan dan semangat baru dari bupati dan wakil bupati yang baru saja dilantik beberapa hari lalu. Siluet burung enggang khas Ketapang sebagai bentuk terwujudnya kesejahteraan dan keharmonisan manusia dan alam.
Pemilihan logo yang "fullcolor" bertujuan untuk merangkum semua suku di Kabupaten Ketapang yang multietnis. Fullcolor ini diartikan sebagai simbul keberagaman.
Selamat Ulang Tahun Ketapang mari kita
"Satu Tekad Menuju Masyarakat Sejahtera"
Sumber : Sorot 10















