Sabtu, 18 April 2020


TEMAN KECILKU

Sekitar bulan Oktober 1997 untuk pertama kali aku menginjakkan kaki di Dusun Sedahan Kecamatan Sukadana Kabupaten Ketapang namanya pada saat itu. Namun sekarang Sedahan sudah menjadi bagian dari Kabupaten Kayong Utara (KKU). Diantar oleh ibu dan datok (kakek) Sungai Bakau kami melihat tempat ku bertugas sebagi guru untuk pertama kali. Datok ini bukan datok dari ibu maupun bapak ku. Beliau adalah orang tua angkat ibuku saat pertama kali bertugas menjadi guru di Desa Sungai Bakau, makanya anak-anak ibuku menyebutnya dengan sebutan datok sungai bakau dan kami cukup dekat dengan beliau.



Hal pertama yang dilakukan adalah mencari tempat tinggal, rumah sementara atau selama bertugas. Karena itulah kami memerlukan datok untuk menemani. Beliau memiliki keluarga jauh di daerah ini, sementara orang tua ku tak memiliki kenalan apalagi keluarga disini. Singkat cerita, aku menumpang disebuah rumah di Dusun Munting yaitu sebuah dusun sebelum Dusun Sedahan. Seminggu disana. Aku pindah ke rumah guru sekolah (RGS) yang sudah ku perbaiki.


Oh..ya, tempat tugasku di SD Negeri 14 Sedahan namanya saat itu. Sekolah itu memiliki halaman depan yang sangat luas sekitar 80-100 meter dari jalan beraspal. Luasnya halaman ini membuat sekolah dan dua RGS yang ada menjadi terpisah agak kebelakang jauh dari rumah penduduk. (Banguan RGS dan sekolah membentuk huruf U, jika dipandang dari depan maka RGS berada diposisi kiri). Di belakang sekolah terdapat bukit dengan pohonnya yang besar, terkesan menyeramkan bagiku. Aku yang pada dasarnya memiliki sifat penakut terhadap makhluk gaib (hantu) tak akan berani jika harus tidur sendiri.

Sore hari saat kepindahanku, datang seorang anak laki-laki yang duduk di kelas 3 SD, orang tuanya adalah salah satu tentangga baru ku. Sejak sore itu ia selalu menjadi temanku, padahal ia anak tunggal di keluarganya tetapi ia lebih memilih menemani ku bersama teman-tamannya.
Seperti yang ku bilang. Aku ini penakut. Aku tak bisa tidur sendiri. Jadi, aku tetap mencari anak perempuan untuk menemani ku tidur di kamar. Akhirnya rumah ramai dengan anak-anak, yang perempuan bisa dua atau tiga orang tidur bersama dikamarku, sedang yang laki-laki tidur di kamar sebelah.


Sedahan itu indah. Terdapat bukit dengan hutannya yang cukup rindang dilengkapi aliran air dan batuan besar di dalamnya. Sawah yang menghijau diantara bukit dan pegunungan. Terdapat juga perkampungan Bali dengan pura besar dan budaya hindu yang kental. Lebih jauh ke dalam, akan ditemukan pemandangan gunung palung yang terkenal dengan keaneka ragaman tumbuhannya. Beberapa tempat yang belum ku kunjungi diantaranya bukit lubuk baji dan bukit panah bulan.  

Jarak Sedahan dan rumah orang tuaku di Kota Ketapang sekirar 190 km. Awalnya aku pulang seminggu sekali menggunakan bis penumpang . Tapi lama kelamaan pulangnya jadi dua minggu sekali. Jika hari minggu di Sedahan, waktu ku isi dengan berjalan bersama teman-teman kecil skaligus muridku ini. Kami pergi ke bukit di belakang sekolah untuk menikmati aliran air dan duduk dibebatuan. Di waktu lain kami bersepeda pergi ke bukit menikmati air terjun, atau sekedar duduk di batu besar di pinggir jalan sambil memandang gunung palung yang berdiri gagah. Pergi memancing ke sungai di sekitar  sawah dengan angin bertiup lembut malah mmembuat mataku mengantuk lalu beristirahat di pondok petani.

Dunia anak-anak itu selalu bahagia. Tidak ada beban masalah bagi mereka. Kebahagian mereka sederhana, bawakan snak senilai sepuluh sampai dua puluh ribu untuk piknik sudah membuat mereka senang dan bersemangat. Mungkin inilah yang membuat ku selalu senang bersama mereka. Mereka tidak merepotkan. Anak-anak desa itu mandiri, mereka biasa mengurus diri sendiri dikala orang tuanya harus ke sawah maupun ke hutan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Aku sangat ingat pengalaman pertama kehutan bersama mereka untuk mencari rebung (bambu muda) di bukit belakang sekolah. Sesampai di hutan bambu, mataku memandang ke atas puncak bambu. Melihatku mencari-cari ke atas, seorang teman kecil ku bertanya : “apa yang ibu cari?”. Langsung saja aku menjawab “mencari rebung”. Mendengar jawabanku mereka semua tertawa. Salah satu diantara mereka mengatakan bahwa “ibu, rebung adanya di bawah”. Aku hanya bisa ikut tertawa. Aku terperngaruh dengan pengalaman masa kecil saat melihat orang mengambil umbut kelapa dengan cara menebang pohon kelapa. Aku melupakan materi pelajaran IPA kelas IV SD tentang cara berkembang biak makhluk hidup. Ternyata, ada saatnya murid lebih pintar dari guru.



Buat teman kecil ku: Indrayadi, Salawati, Parina, Supianto, Alm. Linda, Ina, Agus, Mansyur,  dll, terima kasih telah menemani ibu selama kurang lebih lima tahun. Kalianlah yang membuat ibu betah tinggal di Sedahan. Mengingat kalian ada rasa rahu dihati, karena tidak bisa membalas semua kebaikan. Sekali lagi terima kasih.







Sabtu, 23 Desember 2017

Download Penilaian Pengetahuan dan Keterampilan pada Kurikulum 2013 Kelas I Semester 2



Penilaian Pengetahuan dan Keterampilan pada Kurikulum 2013 dikenal dengan istilah penilaian KI-3 dan KI-4. Kedua  penilaian ini dapat dilakukan secara terpisah maupun terpadu. Pada saat penilaian keterampilan (KI-4) dilakukan, secara langsung penilaian pengetahuan (KI-3) pun dapat dilakukan.

Melakukan penilaian pengetahuan (KI-3) dan keterampilan (KI-4) harus mengacu pada pemetaan kompetensi dasar yang berasal dari KI-3 dan KI-4 pada period tertentu yaitu semester ganjil dan genap.

Tahapan penilaian pengetahuan dan keterampilan dimulai dari :

       1.      Perencanaan:
·         Pembuatan Prota dan Prosem
·         Pemetaan KD dari KI-3 dan KI-4
·         Penetapan KKM
·         Perencanaan Bentuk dan Teknik Penilaian.
       2.      Pelaksanaan:
·         Tes Tertulis : Kisi-kisi (PH, PTS, PAS), Soal, Pelaksanaan Penilaian.
·         Kinerja (Unjuk Kerja & Produk) : Instrumen Penilaian Kinerja
·         Proyek : Instrumen Penilaian Proyek
        3.       Pengolahan :
·         Analisis Penilaian : Remidial / Pengayaan
·         Rekap Nilai Akhir
·         Penulisan Rapor.

Saat ini liburan semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Alangkah baiknya, jika bapak/ibu guru meluangkan waktu untuk masuk pada tahap perencanaan. Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Prosem) pada Kurikulum 2013 tidak jauh beda dengan kurikulum 2006, bahkan lebih sederhana. Begitu juga dengan format penetapan KKM lebih mudah dan praktis dibanding kurikulum sebelumnya.

Jika tahap perencanaan telah dikerjakan. Maka untuk lebih memudahkan guru dalam melakukan penilaian KI-3 dan KI-4, sebaiknya guru juga menyiapkan format rekap nilai akhir. Apalagi jika guru tersebut masih belum bisa menggunakan aplikasi rapor, sehingga perlu dibantu oleh pihak lain, seperti operator, TU bahkan kepala sekolah. Format rekap nilai akhir disesuaikan dengan format dalam aplikasi rapor yang digunakan oleh sekolah.

Banyak guru mengeluh tentang pelaksanaan penilaian pada kurikulum 2013. Kita buat sederhana saja, mungkin karena guru belum terbiasa dengan tekhnik penilaian yang diminta. Sebagai guru, kita harus optimis bahwa penilaian KI-1, KI-2, KI-3 dan KI-4 sudah sesuai dengan ranah pendidikan yang dicetuskan oleh Benjamin S. Bloom dengan Taksonomi Bloom, yaitu; afektif, kognitif dan psikomotorik. Serta pesan dari Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara dengan cipta, rasa dan karsa.

Adapun cara mudah melakukan penilaian pengetahuan dan keterampilan pada kurikulum 2013  adalah:
  • Buat perangkat penilaiannya, yaitu Prota, Prosem, Pemetaan KD, Penetapan KKM dan perencanaan bentuk dan teknik penilaian.
  • Siapkan daftar nilai yang sesuai dengan aplikasi rapor. Walaupun rapor K-13 dicetak menggunakan aplikasi, namun guru juga harus memiliki daftar nilai secara manual apalagi bagi guru yang belum bisa menggunakan komputer.
  • Lakukan penilaian harian secara tertulis sesuai jadwal yang ditetapkan pada Prosem. Penilaian harian tertulis direncanakan berdasarkan pemetaan KD yang dilaksanakan minimal satu kali dalam satu tema unntuk setiap KD muatan pembelajaran.
  • Lakukan rekap nilai secara periodik,  maksudnya jika sudah selesai dengan satu tema maka segera mengambil penilaian KI-3 dan KI-4 dan masukkan nilai pada format yang telah dibuat, serta masukkan juga pada aplikasi rapor. Jika meminta bantuan pihat lain maka guru harus memberikan nilai tersebut untuk dimasukkan dalam aplikasi.

Dibawah ini adalah perangkat penilaian pada kelas I semester genap yang bisa di download. Perangkat ini dibuat berdasarkan contoh pada Panduan Penilaian untuk SD edisi revisi Desember 2016. Semoga bisa membantu rekan-rekan guru kelas I dalam menyiapkan perangkat penilaiannya.


Demikian sedikit yang bisa dibagikan. Jika terdapat kesalahan mohon diberi masukan akan agar bisa diperbaiki. Terima kasih.

Selasa, 19 Desember 2017

PEMETAAN KI 3

Memasuki semseter genap Tahun Pelajaran 2017/2018 tentu guru sudah kembali bersiap-siap menyiapkan perangkat pembelajaran.

Di bawah ini contoh pemetaan KI-3 pada kurikulum 2013 semester ganjil:
1. Kelas 1 Download
2. Kelas 2 Download
3. Kelas 5 Download

Semoga bermanfaat.

Jumat, 11 Desember 2015

ROBOK - ROBOK



Bulan Safar diyakini sebagai bulan naas dan sial, bagi sebaagian masyarakat Indonesia dibeberapa daerah. Sang Pencipta dipercayai menurunkan berbagai malapetaka pada bulan Safar. Oleh sebab itu, masyarakat yang meyakininya akan menggelar ritual khusus agar terhindar dari marabahaya. Mungkin ini yang sekarang menjadi motivasi utama bagi rakyat Kabupaten Ketapang menggelar ritual robok-robok setiap akhir bulan Safar, mengharap keselamatan.

Tidak semua masyarakat Ketapang menggelar ritual ini. Orang tua saya tidak melakukannya. Saya sendiri baru mengetahuinya saat menjadi guru di Celincing Kecamatan Benua Kayong sekitar tahun 2005. Waktu itu saya hendak pergi mengajar, diperjalanan melihat orang-orang makan ditanah terbuka, saya pikir mereka sedang membaca doa selamat sebagai langkah awal mendirikan rumah ditanah tersebut. Sesampai di sekolah, kawan-kawan menghidangkan "ketupat colet" katanya untuk memperingati robok-robok. Itulah awal bagi saya mengenal robok-robok, tapi hanya sekedar tahu bahwa robok-robok dimulai dengan membaca doa selamat mengharap keselamatan, dilanjutkan makan bersama diluar rumah. Menu utamanya "ketupat colet", yaitu ketupat beserta lauk pauknya.

Robok-robok di Kecamatan Benua Kayong

Tahun 2015, ritual robok-robok jatuh pada hari Rabu tanggal 09-12-2015. Bertepatan dengan pilkada Kabupaten Ketapang. Menurut saya khimah lain dari ritul ini adalah bisa sarapan bersama tetangga minimal satu tahun sekali, untuk semakin mempererat kebersamaan dan kerukunan bertetangga. 
Sebagai penambah pengetahuan kita, ada baiknya saya tulis juga sejarah robok-robok di Kalimantan Barat yang diambil dari sebuah blog.

Awal diperingatinya  Robok-robok bermula dengan kedatangan rombongan Opu Daeng Manambon dan Putri Kesumba yang merupakan cucu Panembahan Mempawah kala itu yakni, Panembahan Senggaok yang merupakan keturunan Raja Patih Gumantar dari Kerajaan Bangkule Rajang Mempawah pada tahun 1148 Hijriah atau 1737 Masehi.

Masuknya Opu Daeng Manambon dan istrinya Putri Kesumba ke Mempawah, bermaksud menerima kekuasaan dari Panembahan Putri Cermin kepada Putri Kesumba yang bergelar Ratu Agung Sinuhun bersama suaminya, Opu Daeng Manambon yang selanjutnya bergelar Pangeran Mas Surya Negara sebagai pejabat raja dalam Kerajaan Bangkule Rajang.

Robo-robo di Mempawah Kalimantan Barat

Berlayarnya Opu Daeng Manambon dari Kerajaan Matan Sukadana (Kabupaten Ketapang) diiringi sekitar 40 perahu. Saat masuk di Muara Kuala Mempawah, rombongan disambut dengan suka cita oleh masyarakat Mempawah. Penyambutan itu dilakukan dengan memasang berbagai kertas dan kain warna warni di rumah-rumah penduduk yang berada di pinggir sungai. Bahkan, beberapa warga pun menyongsong masuknya Opu Daeng Manambon ke Sungai Mempawah dengan menggunakan sampan.

Terharu karena melihat sambutan rakyat Mempawah yang cukup meriah, Opu Daeng Manambon pun memberikan bekal makanannya kepada warga yang berada di pinggir sungai untuk dapat dinikmati mereka juga. Karena saat kedatangannya bertepatan dengan hari Minggu terakhir bulan Syafar, lantas rombongan tersebut menyempatkan diri turun di Kuala Mempawah. Selanjutnya Opu Daeng Manambon yang merupakan keturunan dari Kerajaan Luwu Sulawesi Selatan, berdoa bersama dengan warga yang menyambutnya, mohon keselamatan kepada Allah agar dijauhkan dari bala dan petaka. Usai melakukan doa, kemudian dilanjutkan dengan makan bersama. Prosesi itulah yang kemudian dijadikan sebagai awal digelarnya hari Robo-robo, yang saban tahun rutin dilakukan warga Mempawah, dengan melakukan makan di luar rumah bersama sanak saudara dan tetangga.



Sumber: 
http://www.pontianak.web.id/pontianak/sejarah-robo-robo.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Robo-robo



Sabtu, 05 Desember 2015

4M DALAM KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH


Masih cerita tentang tes akademik calon kepala sekolah tahun 2015. Awalnya kami kira tes akademik ini berupa butiran soal pilihan ganda yang harus dijawab. Sebagai usaha kami mendownload soal-soal tersebut dan berupaya menjawabnya.

Ternyata penilaian calon kepala sekolah untuk tahun 2015adalah penilaian potensi kepemimpinan. Menilai kemampuan calon dalam menganalisis dan mengambil keputusan secara tepat terhadap suatu situasi, kasus dan kondisi bermasalah. Faktor lain yang juga dinilai, yaitu kemampuan calon untuk mencari alternatif solusi dan merencanakan tindakan yang tepat dalam mengatasi situasi, kasus, dan kondisi bermasalah.

Alternatif solusi dan rencana tindakan yang diambil harus mengacu pada 4M, yaitu mempengaruhi, menggerakkan, mengembangkan dan memberdayakan. Berikut adalah penjelasan keterampilan 4M yang harus dimiliki oleh seorang kepala sekolah.





1. Mempengaruhi | The Power of Influence

Keterampilan pertama yang harus dimiliki seorang pemimpin adalah harus bisa mempengaruhi, artinya mampu membuat orang lain menyetujui dan menerima ide-ide yang digagas oleh pemimpin. Persetujuan dan penerimaan ini bisa dikatakan baik apabila mereka menerima dengan senang, terbuka, dan rela hati. Tentunya dengan kesadaran penuh.  

Tahap pertama dalam belajar mempengaruhi adalah harus bisa memasuki pola pikir. Pada tahap ini rasionalitas yang berbicara. Jangan hanya emosi saja yang dibesar-besarkan. Belajarlah berpikir dingin. Rasionalitas itu tumbuh karena adanya learning spirit. Maka jangan biarkan dirimu terjebak dalam kejumudan dan kebodohan. Orang-orang pandai selalu merasa kekurangan ilmu. Sebab memang selalu ada celah kosong untuk terus mengisi otak dengan ilmu pengetahuan. Kita bisa memperindah diri dengan sentuhan ilmu pengetahuan, mempertajam intuisi dengan pembelajaran, dan mengasah kemampuan diri dengan lesatan ide-ide cemerlang. 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan kebijakan sekolah agar kebijakan tersebut menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah sehingga mereka dengan penuh kesadaran melaksanakan sesuatu yang telah diputuskan. Hal-hal tersebut antara lain:
  • Kebijakan yang diambil bukan semata-mata untuk kepentingan sekelompok orang tetapi kebijakan yang diambil harus memiliki tujuan yang jelas untuk memajukan pendidikan secara umum pada tingkat mikro.
  • Kebijakan yang diambil menampung semaksimal mungkin aspirasi bawahan sehingga kebijakan tersebut menjadi tanggung jawab bersama.
  • Lakukan analisis dampak negatif dan positif bersama dengan pembantu kepala sekolah sebelum kebijakan tersebut diluncurkan.
  • Hindari mengambil keputusan yang tidak populer yang hanya akan mengakibatkan kontroversi pada tingkat bawah.

2. Menggerakan
Keterampilan menggerakan memiliki arti bahwa seorang pemimpin memiliki keterampilan yang menyebabkan orang lain melakukan tindakan yang diinginkan seorang pemimpin. Bagi kepala sekolah keterampilan menggerakkan merupakan kemampuan kepala sekolah agar sumber daya yang ada (terutama manusia) dapat bekerja dan bersinergi untuk pencapaian tujuan yang diharapkan.  
 
Sumber daya manusia merupakan hal yang unik karena di situ terdapat keberanekaan harapan dan keinginan. Oleh karena itu, kesalahan dalam menggerakan sumber daya manusia akan dapat mengakibatkan penyelewengan dari sebagaian atau keseluruhan sumber daya yang ada. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam upaya menggerakkan sumber daya manusia yang ada di antaranya adalah: 1. Perlakukan mereka sebagai manusia yang memiliki kebebasan berpikir, mengeluarkan gagasan atau pendapat, dan memerlukan penghargaan terhadap prestasi kerja. Dengan demikian segala yang terkait dengan hal tersebut harus menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan usaha menggerakan sumberdaya tersebut. 2. Lakukan kontrol secara kontinu terhadap pelaksanaan kebijakan tanpa menimbulkan kesan mencari kesalahan.Penghargaan terhadap progres kerja akan menjadi motivasi yang mujarab dalam penggerakan SDM. 3. Selalu motivasi bawahan baik secara formal maupun nonformal. Dengan motivasi agar muncul perasaan dihargai pada diri bawahan sehingga kinerja terbaiklah yang akan ditampilkan. 4. Lakukan komunikasi yang harmonis terhadap gejala tindakan indisipliner dan atau penyelewengan terhadap pelaksanaan kebijakan untuk mengetahui alasan penyelewengan tersebut. Dengan demikian akan segera dilakukan solusi yang tepat untuk menyelamatkan pelaksanaan program kebijakan.

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Sumber daya manusia merupakan hal yang unik karena di situ terdapat keberanekaan harapan dan keinginan. Oleh karena itu, kesalahan dalam menggerakan sumber daya manusia akan dapat mengakibatkan penyelewengan dari sebagaian atau keseluruhan sumber daya yang ada. 

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam upaya menggerakkan SDM yang ada di antaranya adalah: 
  • Perlakukan mereka sebagai manusia yang memiliki kebebasan berpikir, mengeluarkan gagasan atau pendapat, dan memerlukan penghargaan terhadap prestasi kerja. Dengan demikian segala yang terkait dengan hal tersebut harus menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan usaha menggerakan sumberdaya tersebut. 
  • Lakukan kontrol secara kontinu terhadap pelaksanaan kebijakan tanpa menimbulkan kesan mencari kesalahan.Penghargaan terhadap progres kerja akan menjadi motivasi yang mujarab dalam penggerakan SDM.
  • Selalu motivasi bawahan baik secara formal maupun nonformal. Dengan motivasi agar muncul perasaan dihargai pada diri bawahan sehingga kinerja terbaiklah yang akan ditampilkan.
  • Lakukan komunikasi yang harmonis terhadap gejala tindakan indisipliner dan atau penyelewengan terhadap pelaksanaan kebijakan untuk mengetahui alasan penyelewengan tersebut. Dengan demikian akan segera dilakukan solusi yang tepat untuk menyelamatkan pelaksanaan program kebijakan.
Sumber daya manusia merupakan hal yang unik karena di situ terdapat keberanekaan harapan dan keinginan. Oleh karena itu, kesalahan dalam menggerakan sumber daya manusia akan dapat mengakibatkan penyelewengan dari sebagaian atau keseluruhan sumber daya yang ada. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam upaya menggerakkan sumber daya manusia yang ada di antaranya adalah: 1. Perlakukan mereka sebagai manusia yang memiliki kebebasan berpikir, mengeluarkan gagasan atau pendapat, dan memerlukan penghargaan terhadap prestasi kerja. Dengan demikian segala yang terkait dengan hal tersebut harus menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan usaha menggerakan sumberdaya tersebut. 2. Lakukan kontrol secara kontinu terhadap pelaksanaan kebijakan tanpa menimbulkan kesan mencari kesalahan.Penghargaan terhadap progres kerja akan menjadi motivasi yang mujarab dalam penggerakan SDM. 3. Selalu motivasi bawahan baik secara formal maupun nonformal. Dengan motivasi agar muncul perasaan dihargai pada diri bawahan sehingga kinerja terbaiklah yang akan ditampilkan. 4. Lakukan komunikasi yang harmonis terhadap gejala tindakan indisipliner dan atau penyelewengan terhadap pelaksanaan kebijakan untuk mengetahui alasan penyelewengan tersebut. Dengan demikian akan segera dilakukan solusi yang tepat untuk menyelamatkan pelaksanaan program kebijakan.

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Sumber daya manusia merupakan hal yang unik karena di situ terdapat keberanekaan harapan dan keinginan. Oleh karena itu, kesalahan dalam menggerakan sumber daya manusia akan dapat mengakibatkan penyelewengan dari sebagaian atau keseluruhan sumber daya yang ada. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam upaya menggerakkan sumber daya manusia yang ada di antaranya adalah: 1. Perlakukan mereka sebagai manusia yang memiliki kebebasan berpikir, mengeluarkan gagasan atau pendapat, dan memerlukan penghargaan terhadap prestasi kerja. Dengan demikian segala yang terkait dengan hal tersebut harus menjadi bahan pertimbangan dalam melakukan usaha menggerakan sumberdaya tersebut. 2. Lakukan kontrol secara kontinu terhadap pelaksanaan kebijakan tanpa menimbulkan kesan mencari kesalahan.Penghargaan terhadap progres kerja akan menjadi motivasi yang mujarab dalam penggerakan SDM. 3. Selalu motivasi bawahan baik secara formal maupun nonformal. Dengan motivasi agar muncul perasaan dihargai pada diri bawahan sehingga kinerja terbaiklah yang akan ditampilkan. 4. Lakukan komunikasi yang harmonis terhadap gejala tindakan indisipliner dan atau penyelewengan terhadap pelaksanaan kebijakan untuk mengetahui alasan penyelewengan tersebut. Dengan demikian akan segera dilakukan solusi yang tepat untuk menyelamatkan pelaksanaan program kebijakan.

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu

3. Mengembangkan
Jim Collins pernah menuliskan: First who, then What; people before strategy. Get the right people first and then set the strategy. Pesan yang ingin disampaikannya adalah mengenai sumber daya manusia. Sebab itu, kepemimpinan yang efektif mampu mengembangkan kemampuan dan keahlian orang-orangnya. 
Lihatlah GE, General Electric. Perusahaan ini sangat konsen membangun kompetensi karyawannya. GE memahami bahwa bisnis mereka adalah bagaimana membentuk orang-orang dengan talenta tinggi. Mereka membangun aset dengan menginvestasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, keahlian, dan kompetensi orang-orangnya. Maka jika kamu ingin membesarkan diri, perusahaan, organisasi, dunia pendidikan, maka berinvestasilah untuk dirimu. Karena dengan begitu, terjadi pengembangan diri yang signifikan. 


Terkait dengan hal tersebut, berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam upaya mengembangkan sekolah sebagai instutsi pendidikan: 
  • Lakukan analisis kebutuhan masyarakat atau stakeholder terhadap mutu lulusan.
  • Buat program dengan penyesuaian terhadap kebutuhan masyarakat. 
  • Lakukan pembinaan secara terprogram dalam rangka meningkatkan kompetensi warga sekolah.
  • Program-program peningkatan kompetensi menjadi sesuatu yang harus direncanakan dan dilakukan. Program ini bisa dilakukan baik secara mandiri maupun kontingensi pada kegiatan peningkatan kompetensi di tingkat lain. 

4. Memberdayakan
Konsep terakhir dari teori kepemimpinan 4M adalah Memberdayakan. Seorang pemimpin hendaknya mampu mengelola seluruh potensi orang-orang yang dipimpinnya. Dengan segala sumber daya itulah kita bisa mencapai tujuan. Ketepatan memilih orang tepat untuk posisi tertentu dapat menghasilkan kinerja yang tinggi.

 
Memberdayakan juga berarti memanfaatkan sumber daya yang ada secara maksimal dalam rangka pencapaian tujuan yang diharapkan. Dalam kaitannya dengan kepemimpinan kepala sekolah, kepala sekolah dianggap telah berhasil atau memiliki keterampilan memberdayakan apabila terdapat indikasi sebagai berikut: 
  • Pembagian tugas pada guru dan staf administrasi telah sesuai dengan kompetensi personil yang bersangkutan bukan lagi berdasarkan Daftar Urut Kepangkatan (DUK) semata. 
  • Pemanfaatan sumber nonmanusia telah semaksimal mungkin oleh sebagaian besar warga sekolah dalam mengupayakan tercapaianya pelayanan pendidikan yang optimal.
  • Semua personil dalam naungan pembinaan kepala sekolah telah berjalan dengan baik dalam melaksanakan tugas masing-masing.
  • Tidak terdapat ketidaktermanfaatkan potensi baik dari sumber daya manusia maupun nonmanusia. 

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memberdayakan sumber daya yang ada secara baik seperti: 
  • Lakukan analisis yang baik terhadap peta kekuatan seluruh sumber daya yang ada. Hasil analisis ini tentunya akan menjadi dasar dalam langkah selanjutnya yaitu pembagian kerja. 
  • Prinsip right man in the right place harus menjadi dasar dalam pembagian tugas. 
  • Lakukan evaluasi terhadap kinerja bawahan secara teliti untuk mengetahui kekurangberdayaan personil yang telah ditunjuk. 
  • Pembinaan personil dalam rangka menjaga ritme kerja dilakukan secara terencana dan terarah







Sumber:
http://farichinfarich.blogspot.co.id/2013/08/contoh-makalah-calon-kepala-sekolah.html
http://mindsetsuksess.blogspot.co.id/2014/08/konsep-dan-teori-kepemimpinan-4-m.html