- Kegiatan kokurikuler berbasis projek
- Dirancang untuk menguatkan kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila.
- Pelaksanaannya dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaannya.
- Dirancang terpisah dari intrakurikuler. (Tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projek tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler.)
- Satuan pendidikan dapat melibatkan masyarakat dan/atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila.
- Aku Sayang Bumi (Gaya Hidup Berkelanjutan)
- Aku Cinta Indonesia (Kearifan Lokal)
- Kita Semua Bersaudara (Bhinneka Tunggal Ika)
- Imajinasi dan Kreativitasku (Rekayasa dan Teknologi)
- Kearifan Lokal (SD-SMA/sederajat)
- Rekayasa dan Teknologi (SD-SMA/sederajat)
- Kewirausahaan (SD-SMA/sederajat)
- Bhinneka Tunggal Ika (SD-SMA/sederajat)
- Gaya Hidup Berkelanjutan (SDSMA/sederajat)
- Bangunlah Jiwa dan Raganya (SDSMA/sederajat)
- Suara Demokrasi (SMP-SMA/sederajat)
- Kebekerjaan (Tema wajib di SMK)
Untuk SD/MI, alokasi waktu projek profil satu tahun kelas I-V 252 JP, bearti 1 semester 252 : 2 = 126 JP. Dalam menyusun jadwal intrakurikuler disesuaikan kondisi sekolah, dengan pilihan:
- Satu hari dalam setiap minggu (6 JP) full projek profil,
- Setiap hari 2 JP ; 3 hari dalam setiap minggu.
- Atau di akhir semester selama 3 minggu (21 hari x 6 JP/hari = 126 JP)
- Membentuk tim fasilitator projek penguatan profil pelajar Pancasila
- Mengidentifikasi tingkat kesiapan satuan pendidikan
- Merancang dimensi, tema, dan alokasi waktu projek penguatan profil pelajar Pancasila
- Menyusun modul/rencana pengajaran projek profil
- Merancang strategi pelaporan hasil projek (penilaian/rapor projek)
- Menentukan tujuan pembelajaran
- Merancang indikator kemampuan
- Menyusun strategi asesmen
- Mengembangkan topik dan alur aktivitas pembelajaran
- Mengolah hasil asesmen
- Menyusun pelaporan
- Mengadaptasi Modul yang Sudah Ada
- Membuat Modul secara Mandiri
- Miskonsepsi; Tujuan pembelajaran projek dirumuskan secara mandiri dengan hanya menyasar pada level dimensi karakter profil pelajar Pancasila. Konsep yang Benar; Tujuan pembelajaran projek sudah ada di dalam dokumen profil pelajar Pancasila, menyasar pada level rumusan kompetensi untuk setiap jenjang.
- Miskonsepsi; Kegiatan integrasi dari berbagai mata pelajaran. Konsep yang Benar; Kegiatan lintas disiplin ilmu yang berada di luar
pelajaran.

- Miskonsepsi; Kegiatan projek profil wajib menghasilkan sebuah produk dalam bentuk barang untuk dipamerkan dalam gelaran karya. Konsep yang Benar; Produk akhir projek profil bisa berupa aksi/kampanye dan tidak harus diakhiri oleh sebuah pameran.
- Miskonsepsi; Asesmen projek menyasar tema dan produk, bukan pada kompetensi sasaran. Konsep yang Benar; Asesmen fokus menyasar rumusan kompetensi profil pelajar Pancasila yang menjadi tujuan pembelajaran.















