Sabtu, 19 Februari 2011

PERSAHABATAN BURUNG DAN ULAR


Ibnu Jauzi menceritakan, ada seorang lelaki pernah melihat seekor burung yang terbang dari dahan pohon yang satu dan hinggap di dahan pohon yang lain sambil membawa potongan daging di paruhnya. Ia membawa daging itu ke atas sebatang pohon kurma.

Lelaki itu heran karena biasanya burung tidak bersarang di pohon kurma. Lelaki itu pun segera memanjat pohon tersebut  hingga akhirnya berhasil mendekati puncaknya. Dilihatnya seekor ular besar yang sangat tua dan buta melingkar di sana.

Ternyata ketika burung itu telah berada di dekat si ular tersebut,  ia segera memberikan isyarat kepadanya. Seketika itu pula, si ular membuka mulutnya dan kemudian burung tersebut melemparkan potongan daging yang dibawa.

Begitulah, seekor ular yang buta menyambut rezekinya di puncak sebatang pohon kurma melalui seekor burung.


"Tidak satupun binatang melata yang ada di muka bumi ini, kecuali Allah akan menjamin rezekinya, dan Allah Maha Mengetahui tempat berdiam dan tempat penyimpanannya. Kesemua itu telah tertera di dalam catatan perjalanan takdir yang sangat jelas" (Hud : 6)

OBAT SUKSES, MANJUR..!!!

Pak Mario punya obat manjur untuk sukses?




Ada, tapi kapsulnya banyak, mau?




...Ya, mau!




OK, yang merah ini untuk


menghilangkan malas,


yang biru anti bimbang,


yang hijau anti menunda,


yang ini anti keluhan,


ini anti ngeyel,


ini mengurangi ketergantungan


pada tahyul dan dukun.






Terus, yang ungu ini untuk apa?




Supaya tidak lupa minum ini semua.




Terus, kapan minumnya?




Sore hari, setelah bekerja keras.




Lho?




He he he …




(Mario Teguh)

Jumat, 18 Februari 2011

KESEMPATAN MEMILIHKAN TEMAN GAUL BAGI ANAK

Minggu, 13 Februari 2011.
Kegiatan: Lomba Anak-Anak Sholeh dan Sholeha
Tempat: TKIT Permata Hati Kabupaten Ketapang




“Wahai orang2 yg beriman sesungguh di antara
istri-istri dan anak-anak kalian
ada yg menjadi musuh bagi kalian
maka hati-hati/waspadalah kalian dari mereka.”




Firman Allah SWT di atas
memberikan pembelajaran kepada umat-Nya
untuk berhati-hati dalam mendidik anak.

Jangan sampai orang tua lalai
dalam mendidik anak-anaknya
sehingga ketika besar mereka menjadi musuh bagi orang tuanya.




"Setiap anak itu dilahirkan dalam keadaan fitrah,
kedua orang tuanya lah yang membuatnya menjadi
Yahudi, Nasrani atau Majusi."
(HR.Bukhari).




Perkembangan pada anak dipengaruhi oleh dua faktor
yaitu faktor hereditas dan faktor lingkungan.
Faktor hereditas merupakan faktor yang diwarisi dari orang tuanya,
sedangkan faktor lingkungan merupakan faktor luar yang ikut mempengaruhi perkembangan anak.


"Sesungguhnya seseorang itu berada di atas agama teman akrabnya,
maka hendaknya seseorang diantara kamu melihat
siapa yang dia jadikan teman akrab"
(HR. Imam Ahmad)




maka dari sejak dini,
orang tua sudah harus memperhatikan
siapa yang menjadi teman bagi anak-anaknya

saat anak masih kecil, adalah kesempatan bagi orang tua
untuk memilihkan teman gaul bagi anak.




“Dan hendaklah takut kepada Allah
orang-orang yang sekiranya meninggalkan di belakang mereka
anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap
(kesejahteraan) mereka” (An Nisa: 9).




 "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah,
dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar(jujur)."
(QS. At Taubah: 119).


Sabtu, 12 Februari 2011

HOME SWEET HOME



Rumah ku dulu tak begini...
Sekarang terjepit diantara ruko

Lima atau sepuluh tahun lagi
rumahku seperti apa ya....???
masihkan ia menjadi milik keluargaku..???

ADAB KEPADA ORANG TUA DAN KELUARGA

Al-Israa,23:
Dan Tuhan-mu telah memerintahkan
supaya kamu jangan menyembah selain Dia
dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapak-mu
dengan sebaik-baiknya.

Jika salah seorang diantara keduanya atau kedua-duanya
sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu,
maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya
perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan
ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.






Al-Israa 26-27:
Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya,
kepada orang miskin dan orang dalam perjalanan,
dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu)
secara boros.

Sesungguhnya pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan. 




Semoga bisa mengingatkan ku untuk lebih berbakti terhadap orang tua
dan bertanggungjawab pada keluarga dekat
serta memotivasi untuk lebih bermanfaat bagi mereka. Amin..!!!