Kamis, 03 Desember 2015

TES AKADEMIK CALON KEPALA SEKOLAH


Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 28 Tahun 2010 mulai diberlakukan diseluruh wilayah Indonesia pada tahun 2013. Permen ini mengatur tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah memberikan acuan bagi sistem penyiapan kepala sekolah/madrasah, Pengembangan Profesi Berkelanjutan (PKB) Kepala Sekolah, dan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah/Madrasah.

Program Penyiapan Calon Kepala Sekolah (PPCKS) yang dilaksanakan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) terdiri dari proses rekrutmen serta pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah.

Proses rekrutmen terdiri dari seleksi administratif dan seleksi akademik. Seleksi administratif dilaksanakan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. Proses tersebut dilakukan untuk memperoleh guru potensial yang memenuhi syarat administratif sebagai calon kepala sekolah/madrasah. Tahapan berikutnya adalah seleksi akademik.

Seleksi akademik tahun 2015 oleh LPPKS dilakukan melalui Penilaian Proses Kepemimpinan (PPK) yaitu suatu proses pengumpulan informasi yang berkaitan dengan kemampuan, kekuatan atau daya kepemimpinan yang dimiliki oleh calon kepala sekolah/madrasah yang memungkinkan untuk dikembangkan.

Penilaian potensi kepemimpinan dilakukan dengan menilai kemampuan calon dalam menganalisis dan mengambil keputusan secara tepat terhadap suatu situasi, kasus dan kondisi bermasalah. Faktor lain yang juga dinilai, yaitu kemampuan calon untuk mencari alternatif solusi dan merencanakan tindakan yang tepat dalam mengatasi situasi, kasus, dan kondisi bermasalah.

Instrumen yang digunakan berupa skenario situasional, skenario kasus, dan skenario kondisi yang diangkat dari permasalahan nyata di sekolah. Setiap skenario dilengkapi lembar respon. Skenario dikembangkan berdasarkan rambu-rambu yang telah ditetapkan dan dilengkapi dengan rubrik yang berfungsi untuk menilai kualitas respin yang diberikan oleh calon kepala sekolah.

Penilaian potensi kepemimpinan dilakukan secara deskriftif-kualitatif untuk membandingkan kualitas rencana tindakan kepemimpinan calom kepala sekolah dengan rencana tindakan patokan yang ada di rubrik.




Demikian pembahasan seputar seleksi akademik calon kepala sekolah tahun 2015 semoga bermanfaat. In shaa Allah tulisan berikutnya tentang embaran soal yang kami terima pada saat seleksi calon kepala sekolah tingkat sekolah dasar (SD).

 MAKE OVER





 before













   After

  
Perjalanan hidup tak bisa diduga
Garis tangan telah ditetapkan
Doa dan usaha hanyalah ikhtiar
Allah-lah penentu segalanya


Terima kasih bapak, umak..!
Rumahku ini adalah pemberianmu
Semoga menjadi tempat yang menyenangkan 
bagi bapak dihari tuanya
dan amal jariah buat umakku disana.
Amin.



Rabu, 02 Desember 2015

 MENCARI REBUNG

Adakalanya murid lebih pintar dari gurunya. Cerita berikut merupakan salah satu buktinya. 

Saat itu saya merupakan guru baru di SDN 14 Sedahan Kabupaten Kayong Utara. Suatu hari dengan ditemani beberapa orang siswa, kami pergi mencari rebung di bukit belakang sekolah. Rebung adalah bambu muda yang enak dimakan, teksturnya unik (krenyes-krenyes), aromanya khas. Makan rebung bukan hal yang asing tapi mencarinya langsung di hutan merupakan pengalaman baru bagi saya.

Berbekalkan parang pendek penuh semangat kami berangkat. Dalam benak terpikir bahwa rebung di bukit tersebut pasti banyak karena dikejauhan pohon bambu terlihat sangat lebat. Bukit yang asri. Udara segar membuat perjalanan menyenangkan. Tak terasa sampai pada tempat tujuan.

Dalam rimbunan rumpun bambu saya melihat-lihat ke atas. Melihat pucuk batang bambu muda. Mencari rebung. 
Melihat gelagat saya tersebut seorang siswa bertanya:
"Apa yang ibu cari?"
Dengan yakin saya menjawab: "Mencari rebung".
Serempak para siswa tertawa.
"Ibu...! rebung itu adanya di bawah. Batang bambu yang baru muncul (bertunas)" jelasnya sambil tersenyum.
"Mencarinya di bawah...! bukan di atas" lanjutnya menegaskan
Sayapun ikut tertawa lucu. Mentertawakan kebodohan ini. 



Sedikit merasa malu, tapi saya mengambil pelajaran bahwa "tidak selamanya guru lebih pintar dari siswa, adakalanya siswa lebih pintar karena pengalaman dan lain sebagainya".



Pontianak di Hotel Gajahmada 
"Seleksi akademik calon kepala sekolah"

Salam kenal untuk rekan guru dari Kabupaten Kayong Utara
Kenangan indah di Sedahan tiada terlupakan.

Senin, 02 Desember 2013

KEJUTAN ULANG TAHUN DARI SISWA KELAS V A SDN 01 BENUA KAYONG

terima kasih, hanya itu yang bisa terucap atas perhatiannya.
serta doa tulus, 
semoga kelak engkau menjadi anak yang sukses di dunia dan akhirat.


anak-anak rela mengeluarkan uang yang cukup banyak
demi membeli sebuah kue ulang tahun
dan sebagian memberikan kado
TERHARU...!!!!







siswa kelas VA SDN 01 Benua Kayong
Tahun pelajaran 2013/2014




Rabu, 20 November 2013

Quiz "Who Wants To Be A Millionaire?" untuk SD kelas 5

Jadi guru di jaman sekarang harus kreatif, sebab di luar kelas siswa disuguhkan dengan banyak permainan yang menarik dan inovatif, sebut saja televisi, Play Station, PSP dan internet dengan game online-nya.

Guru yang kreatif selalu berusaha memberikan proses Pembelajaran yang Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) bagi siswanya. Untuk mencapai tujuan tersebut salah satu cara yang bisa dilakukan guru adalah dengan membuat quiz seperti di bawah ini.

Adapun wabsite yang bisa dikunjungi untuk mendownload quiz tersebut adalah http://www.lerndeutsch.org.uk/powerpoint_quizzes.htm 

Quiz Who Wants To Be A Millionaire?




Quiz Football
Mata Pelajaran IPS Bab 4 "KEGIATAN EKONOMI INDONESIA"